Tapal kuda melambangkan perlindungan bagi rumah dan keluarga, sekaligus wadah penampung keberuntungan. Digantung dengan ujung menghadap ke atas, ia menampung rezeki seperti cawan; menghadap ke bawah, ia mencurahkan keberuntungan kepada siapa pun yang lewat di bawahnya.
Di Eropa, besi sejak lama dipercaya mampu mengusir kekuatan jahat, dan tapal kuda menjadi jimatnya yang paling terkenal. Legenda menceritakan Santo Dunstan, pandai besi Inggris abad ke-10, memasang tapal pada kaki iblis dan baru melepaskannya setelah iblis bersumpah tidak akan memasuki rumah yang memasang tapal kuda di atas pintunya.
Tapal kuda melambangkan perlindungan bagi rumah dan keluarga, sekaligus wadah penampung keberuntungan. Digantung dengan ujung menghadap ke atas, ia menampung rezeki seperti cawan; menghadap ke bawah, ia mencurahkan keberuntungan kepada siapa pun yang lewat di bawahnya.
Cara paling tradisional adalah memakukannya di atas pintu depan, sebaiknya tapal yang benar-benar pernah dipakai kuda. Kini hiasan dan gantungan berbentuk tapal kuda populer sebagai hadiah pindah rumah.