Bukti tidak memadai — antioksidan teh hijau membantu folikel di laboratorium, tetapi bukti pada manusia untuk pertumbuhan rambut masih kurang.
Teh hijau kaya akan EGCG, antioksidan yang dalam studi tabung reaksi dan hewan dapat melindungi sel folikel dan mungkin memengaruhi jalur terkait DHT. Ini menarik secara biologis, tetapi lompatan ke 'minum atau oleskan teh hijau dan tumbuhkan kembali rambut' tidak didukung oleh uji manusia yang baik. Sinyal laboratoriumnya menjanjikan; bukti klinis pada manusia pada dasarnya tidak ada.
Kesimpulan: teh hijau adalah minuman sehat dan kecil kemungkinannya membahayakan rambut Anda, tetapi bukan pengobatan kerontokan rambut. Jangan mengharapkan produk topikal atau suplemen yang dibangun di sekitarnya menghentikan kerontokan pola. Gunakan pengobatan yang sudah terbukti untuk itu, dan nikmati teh hijau untuk manfaat kesehatannya secara umum.
← Peringkat bukti bahan kerontokan rambut
Coba cek mandiri gratis →Sumber: AAD ↗
Tanya Jawab
Apakah teh hijau menghambat DHT?
Studi laboratorium menunjukkan EGCG mungkin memengaruhi jalur terkait DHT, tetapi ini belum diterjemahkan menjadi pertumbuhan kembali rambut yang terbukti pada manusia. Itu adalah mekanisme yang menjanjikan, bukan pengobatan yang mapan.
Haruskah saya mengoleskan teh hijau ke kulit kepala saya?
Tidak ada bukti yang baik pada manusia bahwa teh hijau topikal menumbuhkan kembali rambut. Berisiko rendah untuk dicoba, tetapi jangan mengandalkannya sebagai pengganti pengobatan dengan dukungan klinis yang nyata.
Selengkapnya
⚠️ Kapan harus menemui dokter — jangan mengobati sendiri
- Bercak botak mendadak berbentuk bulat atau tidak beraturan
- Kemerahan, bersisik, nanah, nyeri, atau gatal (kemungkinan alopesia sikatrik — tangani segera)
- Rambut patah atau kerontokan cepat
- Kerontokan disertai tanda di seluruh tubuh (penurunan berat badan, kelelahan, perubahan siklus, jerawat, rambut berlebih)
- Kerontokan tepat setelah obat baru
- Kerontokan rambut apa pun pada anak