Secara tradisional, IQ jenius dimulai dari 140 ke atas (kriteria Terman), sedangkan skor 130+ kini disebut sangat superior dan hanya dicapai sekitar 2% populasi. Tes modern menghindari kata jenius dan memakai istilah very superior untuk 130 ke atas.
Secara tradisional, IQ jenius dimulai dari 140 ke atas, mengikuti klasifikasi Lewis Terman. Tes IQ modern umumnya menghindari kata jenius dan menggantinya dengan istilah sangat superior (very superior) untuk skor 130 ke atas. Jadi tidak ada satu angka resmi yang baku, tetapi 140+ adalah ambang yang paling sering dikutip secara historis.
IQ 130 ke atas berada di sekitar persentil ke-98, artinya masuk 2% teratas populasi dan setara dengan ambang batas keanggotaan Mensa. Pada skala standar (rata-rata 100, deviasi standar 15), ini berarti dua deviasi standar di atas rata-rata. Tes modern menyebut rentang ini sebagai sangat superior, bukan jenius.
Semakin tinggi skornya, semakin langka secara eksponensial. IQ 130+ muncul sekitar 1 dari 44 orang, IQ 140+ sekitar 1 dari 261 orang, IQ 145+ sekitar 1 dari 741 orang, dan IQ 160+ hanya sekitar 1 dari 31.560 orang. Angka-angka ini dihitung dari distribusi normal dengan rata-rata 100 dan deviasi standar 15.
Einstein tidak pernah mengikuti tes IQ, sehingga angka sekitar 160 yang sering dikutip hanyalah perkiraan, bukan hasil pengukuran. Banyak nilai IQ tokoh terkenal sebenarnya estimasi retrospektif yang dibuat oleh pihak lain, bukan skor tes resmi. Karena itu, angka semacam ini sebaiknya dianggap sebagai cerita populer, bukan fakta ilmiah.
IQ tertinggi yang pernah diklaim, seperti William Sidis atau Marilyn vos Savant sekitar 228, tidak terverifikasi dan berasal dari penilaian rasio model lama yang sudah usang. Tes IQ modern tidak dianggap valid dan reliabel secara andal di atas sekitar 160. Artinya, klaim IQ ekstrem di atas 200 sebaiknya disikapi dengan skeptis.
| Ambang IQ | Klasifikasi | Persentil | Kelangkaan (1 dari N) |
|---|---|---|---|
| 130+ | Sangat superior (ambang Mensa) | Persentil ke-98 (top 2%) | 1 dari 44 |
| 140+ | Jenius (tradisional) | Persentil ke-99,6 (top 0,4%) | 1 dari 261 |
| 145+ | Sangat berbakat | Persentil ke-99,9 (top 0,1%) | 1 dari 741 |
| 160+ | Luar biasa (batas validitas tes) | Sekitar top 1 dari 31.000 | 1 dari 31.560 |