- Faktor g (general intelligence) adalah konstruk yang diusulkan Charles Spearman untuk menjelaskan kemampuan kognitif umum yang mendasari kinerja di berbagai tugas mental.
- Positive manifold adalah temuan empiris bahwa hampir semua tes kemampuan kognitif saling berkorelasi positif dalam populasi.
- Faktor g tidak diukur secara langsung, melainkan diperkirakan secara statistik dari kumpulan tes melalui analisis faktor.
- Para kritikus menilai g terlalu menyederhanakan kecerdasan menjadi satu angka dan mengabaikan kemampuan yang berbeda secara kualitatif.
Apa itu faktor g?
Faktor g (general intelligence) adalah konstruk yang diusulkan Charles Spearman untuk menjelaskan kemampuan kognitif umum yang mendasari kinerja di berbagai tugas mental. Spearman menemukannya melalui analisis faktor terhadap nilai berbagai tes. Ia berpendapat bahwa setiap tugas mengandalkan g ditambah faktor spesifik (s) yang khas untuk tugas tertentu.
Apa yang dimaksud positive manifold?
Positive manifold adalah temuan empiris bahwa hampir semua tes kemampuan kognitif saling berkorelasi positif dalam populasi. Artinya, individu yang berkinerja baik pada satu jenis tes cenderung berkinerja baik pada jenis lain. Pola korelasi positif yang konsisten inilah yang menjadi bukti utama keberadaan faktor g.
Bagaimana g diukur dan diperkirakan?
Faktor g tidak diukur secara langsung, melainkan diperkirakan secara statistik dari kumpulan tes melalui analisis faktor. Tes dengan muatan g tinggi, seperti penalaran matriks abstrak, dianggap mencerminkan g dengan baik. Skor IQ komposit sering dipakai sebagai perkiraan praktis dari g.
Apa keterbatasan teori faktor g?
Para kritikus menilai g terlalu menyederhanakan kecerdasan menjadi satu angka dan mengabaikan kemampuan yang berbeda secara kualitatif. Model multifaktor seperti CHC menunjukkan bahwa kemampuan kognitif punya struktur berjenjang yang lebih kaya. Meski begitu, faktor g tetap menjadi salah satu temuan paling mapan dan dapat direplikasi dalam psikologi kognitif.