💈 HairBase
🔍▦ Semua kategori
🌐 ID
Hair guideGlosarium kerontokan rambutKortisol (hormon stres)

Kortisol (hormon stres)

✓ Ditinjau secara medis✍️ Tim editorial HairBase📅 Terakhir diperbarui: 14 Juni 2026⏱ 1 mnt baca
💡 Jawaban singkat

Hormon stres utama tubuh. Kadar kortisol yang tinggi dan berkepanjangan akibat stres fisik atau emosional yang berat dapat mendorong banyak folikel masuk k

Istilah kunciTelogen effluvium

Hormon stres utama tubuh. Kadar kortisol yang tinggi dan berkepanjangan akibat stres fisik atau emosional yang berat dapat mendorong banyak folikel masuk ke fase istirahat, memicu telogen effluvium — kerontokan menyeluruh (difus) 2-3 bulan kemudian. Kondisi ini dapat pulih setelah pemicu stres mereda; hormon ini tidak menyebabkan kebotakan berpola yang bersifat genetik.

Istilah terkait

← Glosarium kerontokan rambut

Coba cek mandiri gratis →
📚 Sumber

Sumber: AAD ↗

Selengkapnya

Bermanfaat? Bagikan
Bukan nasihat medis. Hanya edukasi umum; ini tidak menggantikan diagnosis atau perawatan oleh tenaga profesional berlisensi. Konsultasikan dengan dokter kulit bersertifikat sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah perawatan apa pun.

⚠️ Kapan harus menemui dokter — jangan mengobati sendiri

  • Bercak botak mendadak berbentuk bulat atau tidak beraturan
  • Kemerahan, bersisik, nanah, nyeri, atau gatal (kemungkinan alopesia sikatrik — tangani segera)
  • Rambut patah atau kerontokan cepat
  • Kerontokan disertai tanda di seluruh tubuh (penurunan berat badan, kelelahan, perubahan siklus, jerawat, rambut berlebih)
  • Kerontokan tepat setelah obat baru
  • Kerontokan rambut apa pun pada anak
Coba cek mandiri gratis →
Coba cek mandiri gratis →