💈 HairBase▦ Semua kategori
Hair guideRisetAlopecia areata & penghambat JAK generasi baru

Alopecia areata & penghambat JAK generasi baru — Riset & bukti

✓ Ditinjau secara medis📅 Terakhir diperbarui: 2026-06-14⏱ 3 mnt baca
💡 Jawaban singkat

Studi klinis penting, sejarah pengobatan, dan riset terbaru tentang Alopecia areata & penghambat JAK generasi baru — terverifikasi dan bersumber.

Riset & bukti

Perkembangan pengobatan
2022FDA menyetujui baricitinib (Olumiant) pada 13 Juni 2022 untuk orang dewasa dengan alopesia areata berat — pengobatan sistemik/oral pertama yang pernah disetujui di AS untuk penyakit ini.
2022Hasil pivotal fase 3 BRAVE-AA1 dan BRAVE-AA2 dipublikasikan di New England Journal of Medicine (King dkk., NEJM 2022;386:1687–1699), yang menetapkan inhibisi JAK1/2 oral sebagai efektif untuk AA berat.
2023FDA menyetujui ritlecitinib (Litfulo), inhibitor JAK3/TEC, pada 23 Juni 2023 untuk AA berat pada orang dewasa dan remaja berusia 12 tahun ke atas — pengobatan pertama yang disetujui untuk populasi remaja.
2024FDA menyetujui deuruxolitinib (Leqselvi), inhibitor JAK1/2 oral, pada 25 Juli 2024 untuk orang dewasa dengan AA berat — inhibitor JAK ketiga yang disetujui untuk indikasi ini.
Studi klinis utama
King et al. (BRAVE-AA1 & BRAVE-AA2), 20222022
Dua uji klinis fase 3 acak, tersamar ganda, terkontrol plasebo; 654 (BRAVE-AA1) + 546 (BRAVE-AA2) orang dewasa dengan AA berat (SALT baseline >=50)
Pada minggu ke-36, skor SALT <=20 (cakupan kulit kepala >=80%) dicapai oleh 38,8% pada baricitinib 4 mg, 22,8% pada 2 mg, dibandingkan 6,2% pada plasebo (BRAVE-AA1); dan masing-masing 35,9%, 19,4%, dibandingkan 3,3% (BRAVE-AA2).
NEJM (N Engl J Med 2022;386:1687-1699)
King et al. (ALLEGRO phase 2b/3), 20232023
Uji klinis fase 2b-3 acak, tersamar ganda, terkontrol plasebo; 718 pasien berusia >=12 tahun dengan AA dan kerontokan rambut kulit kepala >=50%, 118 lokasi di 18 negara
Pada minggu ke-24, 23% pada ritlecitinib 50 mg/hari mencapai SALT<=20 dibandingkan 2% plasebo (p<0,0001); meningkat menjadi ~43% pada minggu ke-48
King et al. (THRIVE-AA1), 20242024
Uji klinis fase 3 acak, tersamar ganda, terkontrol plasebo; orang dewasa 18-65 tahun dengan AA dan kerontokan rambut kulit kepala >=50% (bagian dari program THRIVE-AA1/AA2 yang berjumlah ~1.220 pasien)
Pada minggu ke-24, skor SALT <=20 dicapai oleh 41,5% pada deuruxolitinib 12 mg dua kali sehari dan 29,6% pada 8 mg dua kali sehari dibandingkan ~0,8% pada plasebo.
JAAD (J Am Acad Dermatol 2024)
Riset terbaru: Penelitian terkini (2023-2026) menekankan daya tahan jangka panjang dan data keamanan — mis., tindak lanjut BRAVE-AA 104 minggu dan ALLEGRO-LT 2-3 tahun yang menunjukkan pertumbuhan kembali yang berkelanjutan atau membaik — di samping perluasan inhibitor JAK oral ke remaja (ritlecitinib) dan efektivitas komparatif/dunia nyata serta pemosisian langsung di antara baricitinib, ritlecitinib, dan deuruxolitinib. Catatan: peluncuran deuruxolitinib di AS tertunda oleh litigasi paten meskipun telah disetujui pada 2024.

Ringkasan mencerminkan riset terbit yang ditinjau sejawat dan bukan nasihat medis. Lihat sumber tertaut.

Coba cek mandiri gratis →

Selengkapnya

Bukan nasihat medis. Hanya edukasi umum; ini tidak menggantikan diagnosis atau perawatan oleh tenaga profesional berlisensi. Konsultasikan dengan dokter kulit bersertifikat sebelum memulai, menghentikan, atau mengubah perawatan apa pun.

⚠️ Kapan harus menemui dokter — jangan mengobati sendiri

  • Bercak botak mendadak berbentuk bulat atau tidak beraturan
  • Kemerahan, bersisik, nanah, nyeri, atau gatal (kemungkinan alopesia sikatrik — tangani segera)
  • Rambut patah atau kerontokan cepat
  • Kerontokan disertai tanda di seluruh tubuh (penurunan berat badan, kelelahan, perubahan siklus, jerawat, rambut berlebih)
  • Kerontokan tepat setelah obat baru
  • Kerontokan rambut apa pun pada anak
Coba cek mandiri gratis →
Coba cek mandiri gratis →